My Complete Identity: Jejak Langkah dalam Pendidikan dan Pengabdian
Setiap individu memiliki kisah hidup yang membentuk identitas mereka. Bagi Sukrin A. Anuli, identitas itu tidak hanya terpatri dalam nama, tetapi juga dalam perjalanan panjang di dunia pendidikan, organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.Akar Keluarga: Pondasi yang Menguatkan
Sukrin lahir di Upomela pada 10 September 1984, dari pasangan almarhum Abu Anuli dan almarhumah Madinah Dj. Malahedi. Saat ini, ia hidup bersama istrinya, Milani Abdulrahman, S.Pd, dan telah dikaruniai dua anak: Alfikri Anuli dan Afiqah Anuli. Keluarga menjadi sumber kekuatan sekaligus motivasi dalam menapaki setiap langkah kehidupannya.
Jejak Pendidikan: Belajar Sepanjang Hayat
Pendidikan adalah pilar utama dalam membentuk karakter Sukrin. Ia memulai pendidikan di SDN 3 Bongomeme, lalu melanjutkan ke MTs Muhammadiyah Tibawa, dan MAN 2 Kabupaten Gorontalo dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. Semangat belajarnya tak berhenti di sana.
Ia melanjutkan pendidikan tinggi di IAIN Sultan Amai Gorontalo, Fakultas Tarbiyah, Program PGRA, dan lulus pada tahun 2007. Kemudian, ia menyelesaikan Strata Satu (S1) di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), jurusan Pendidikan Luar Sekolah, pada tahun 2012.
Aktivisme dan Organisasi: Jiwa Sosial yang Aktif
Selama masa kuliah, Sukrin aktif dalam berbagai organisasi. Ia menjadi anggota Racana Sulampala, UKM Silat IAIN, dan Ketua Bidang Keagamaan IMM Cabang Kota Gorontalo. Aktivitas organisasinya juga meluas ke kegiatan-kegiatan seperti pengkaderan IMM, JPPR Pemilukada Boalemo, dan panitia pemuda desa.
Pengabdian dan Kegiatan Sosial
Sukrin telah banyak terlibat dalam kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat, seperti PPM di Ayong Bolaang Mongondow, PPL di Bandung, hingga pelatihan kurikulum 2013 di berbagai wilayah. Ia aktif dalam bimbingan teknis DAPODIK, SPIP Inspektorat, dan pelatihan blended learning di LPMP Sulawesi Selatan. Pengalamannya mencerminkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya.
Karier dan Dedikasi Profesional
Dalam dunia kerja, Sukrin memiliki pengalaman yang beragam. Ia pernah menjadi tenaga honor di Madrasah Ibtidaiyah Dulamayo, kemudian menjadi ASN Guru SDN 1 Dungaliyo, SDN 4 Biluhu, hingga dipercaya sebagai staf pelaksana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo. Pada tahun 2024, ia diangkat sebagai Pamong Pertama di SKB Biluhu, dan kini menjabat sebagai Kepala SPNF-SKB Biluhu.
Di luar jalur pemerintahan, ia juga pernah menjadi distributor dan member di berbagai perusahaan nasional seperti PT K-Link Indonesia, PT Fastravel, PT Darmawisata Indonesia, dan lainnya, menunjukkan jiwa kewirausahaannya yang adaptif dan progresif.
Kesimpulan: Identitas dalam Aksi Nyata
“My Complete Identity” bukan sekadar tentang data diri, tapi tentang perjalanan panjang yang membentuk nilai, karakter, dan kontribusi Sukrin A. Anuli kepada masyarakat. Melalui pendidikan, organisasi, dan pengabdian, ia menunjukkan bahwa identitas sejati terbentuk dari konsistensi, ketekunan, dan kepedulian terhadap sesama.

Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.